Sedikit Tentang Intel Processor Core i3, Core i5 dan Core i7

indexApa yang perlu dipertimbangkan saat ingin membeli computer ?

  • Cores – adalah working part dari processor – CPU atau Central Processing Unit. CPU adalah bagian yang mengikuti instruksi dari program computer yang sedang berjalan.
  • Cycles – maksudnya adalah megahertz atau gigahertz (MHz atau GHz) yang mempengaruhi kecepatan processor.

Apa itu processor ?

  • Prosesor atau CPU  menjalankan instruksi yang diberikan oleh system operasi (windows).
  • Processor sebagai otak yang menerima instruksi dan pesan (misal; HOT HOT HOT Burning !!!) dan mengirimkan instruksi ke hardware lain (misal; mulut : buka, vocal : teriak).

Apa itu Core ?

  • Cores adalah working part dari processor – CPU atau Central Processing Unit.
  • Standarnya processor memiliki 1 core (single-core).
  • Single-core processor hanya memproses 1 instruksi pada satu waktu.

Apa itu Intel Core ?

  • Intel Core adalah brand name yang digunakan untuk konsumen mid range sampai high-end dan merupakan business microprocessor yang dibuat oleh Intel.
  • Pada umumya, processor seperti Core lebih powerfull dibandingkan dengan Celeron dan Pentium.

Apa itu Multi-Core processor ?

  • Multi-core processor terdiri dari 2 atau lebih cores yang masing-masingnya mampu memproses individual instruksi.
  • Dual core processor terdiri dari 2 cores, quad core terdiri dari 4 cores dan hexa core terdiri dari 6 cores.

Mengapa kita perlu Multiple Core ?

  • Multiple core dapat digunakan untuk menjalankan 2 program sekaligus, misalnya mengecek email pada saat program lain berjalan intensif (AV Scan, video conversion, CD Ripping, dsb).

Berapa banyak cores yang dimiliki oleh processor ?

  • Dual core mempunyai 2 cores.
  • Quad core mempunyai 4 cores.
  • i3 mempunyai 2 cores.
  • i5 mempunyai 2 atau 4 cores (tergantung pada modelnya).
  • i7 mempunyai 2, 4 atau 6 cores (tergantung pada modelnya).

 Core i3, i5, dan i7

 Yang membuat intel core i3, i5, dan i7 menjadi komputer yang memiliki power adalah Hyper-Threading technology yang di kombinasikan dengan fitur Turbo Boost. GPU dan L3 cache membuat graphic processing menjadi super cepat.

Hyper-Threading adalah teknologi yang digunakan intel untuk men-simulasikan lebih banyak cores dari yang sebenarnya ada di prosessor. Core i7 terdiri dari quad-cores yang ditampilkan di windows sebagai 8 cores. Hyper-Thread di core i7 di-enabled sedangkan core i5 di-disabled sehingga core i5 cocok untuk multi-threaded applications.

Turbo Boost adalah teknologi yang mampu meningkatkan frekuensi clock CPU dari rating nominal ke tingkat yang lebih tinggi (otomatis overclocking). Sebagai contoh; core i5-520M yang kecepatannya 2.4 GHz dapat ditingkatkan menjadi 2.93GHz dengan mematikan satu dari dua engine dan membatasi core lainnya. Turbo tidak hanya digunakan saat menggunakan video atau melakukan editing poto, tetapi juga saat presentasi power point atau membuka email dengan attachment berukuran besar.

Contoh kerja turbo boost, misalnya dengan membuat thumbail preview pada semua slide di power point dan dengan cepat mengembalikannya ke state idle. Turbo boost menghemat energy (power saving), di desain dengan tujuan “Huryy Up and Get Idle”, seperti mempunyai performance processor 3GHz, tapi menggunakan daya batre dari chip 1 GHz.

i7 memiliki 4 processor tapi bekerja seperti memiliki 8 processor.  i5 memiliki 4 processor tetapi dapat membuat 2 processor bekerja seperti 4 processor, save power dengan mematikan 2 processor dan hanya berjalan sesuai dengan power yang dibutuhkan, sehingga menghemat daya batre.

Core i3

Core i3 tidak memiliki Hyper-Threading, yang merupakan teknologi logic-core duplication yang mengijinkan masing-masing core untuk menggunakan  2 logic core. Clock graphics processor  mempunyai kecepatan 100 MHz dan semua core i3 mempunyai 2000 seri IGP yang dibatasi sampai 6 execution cores.

Core i3 processor mempunyai twin core dengan range frekuensi  clocking dari 2.933 GHz sampai 3.2 GHz, 4MB L3 smart cache, 2 x 256 KB L2 cache dan Direct Media Interface (DMI) bus dengan LGA 1156 socket. Di integrasikan dengan GPU (Graphic Processing Unit) untuk membuat graphic processing lebih cepat, Intel HD Graphics Intel Hyper-Threading dan Virtualization technology.

Core i5

Pada 2/20/2011, intel mengenalkan dual-core core i5 yang sebut 2390T. T berarti didesign sebagai bagian dual-core.

Core i5 disusun dengan 3 seri prosessor yang terpisah dengan twin dan quad cores. Range frekuensi clocking dari 2.4 GHz sampai 3.33 GHz, didukung oleh Intel Turbo Boost Technology  yang pada saat diperlukan mampu menaikkan frekuensi ke tingkat yang lebih tinggi dan didukung juga dengan 4 MB sampai 8 MB L3 cache, direct media interface, integrated GPU, LGA 1156 socket, Intel HD graphics, Intel smart cache technology dan Hyper-Threading.

Core i5 : mid-range, lebih cepat tapi tergantung pada aplikasi yang dijalankan. Jika bermain games Solitaire, maka tidak ada bedanya dengan core i3. Core i5 akan terasa bedanya jika digunakan untuk mengedit banyak file di Adobe Flash, video editing atau gaming.

Core i5 mempunyai 2 tipe yaitu :

–       Dual core i5 : teknologi 32 nm, hyper-threading, virtualization support, dan teknologi turbo boost.

–       Quad core i5 : teknologi 45 nm, virtualization support, dan teknologi turbo boost tetapi tidak memiliki hyper thread.

Core i7

Core i7 disusun oleh quad core processor, dengan frekuensi clocking mencapai 3.33 GHz didukung oleh Intel Turbo Boost. Termasuk didalamnya 6 core processor dengan 12 processing thread (Intel core i7 990x dan 980x processor), dengan L3 smart cache dari 8 MB sampai 12 MB, Intel QuickPath Interconnect technology (meningkatkan kecepatan data transfer sampai 25.6 GB/detik), di integrasikan dengan GPU, Hyper-Threading dan Intel HD graphics.

Core i7 dapat meningkatkan performance seandainya  menggunakan program yang dapat  menjalankan 8 thread, dalam artian menggunakan aplikasi enterprise atau video editing – 3D rendering program, poto editing.

Core i7 memiliki Hyper-Threading yang hebat tetapi hanya dipakai jika menggunakan aplikasi khusus yang dapat menjalankan 8 thread. Jika tidak, kenapa harus mengeluarkan uang lebih untuk membeli core i7 ?

Pengujian Core i5 dan Core i7

Perbandingan core i5 dengan core i7 dari segi kinerja berdasarkan  beberapa pengujian :

1. SYSmark 2007 preview (software penguji kinerja sistem secara keseluruhan)

Media aplikasi : WME 9,3S max 8.0. Kinerja core i5 mengungguli i7 satu poin persis, namun sebenarnya keseluruhan kinerjanya adalah sama,ketika turboboost di aktifkan, core i7 langsung unjuk gigi dengan unggul empat poin kendati ini tidak terlalu banyak.

2. PC mark vantage (tes kinerja sistem menyeluruh, dengan “windows vista”)

Media aplikasi : PC Mark suite. Core i7 masih unggul dari core i5, pada sistem Gaming performa core i7 masih tidak terkejar oleh core i5, jadi bagi yang ingin membangun game 3D, core i7 pilihan yang menarik.

3. 3D mark Vantage (mengukur kinerja untuk game 3D)

Core i7 masih unggul, ketika speed step dan turbo boost di aktifkan hasil yang di peroleh relatif tetap-seperti terjadi bottleneck pada kartu grafis yang digunakan.

4. siSoftware sandra 2009

Media aplikasi : berbasis windows, seperti benchmarks, hardware dan sofware. Pada benchmarks ada tes bandwidth dan jelas core i7 lebih unggul dengan triple channelnya. Hal sama juga terlihat pada intruksi ISEE4.1 yang masih di pimpin oleh core i7  dengan perbedaan yang mencolok.

5. Cinebanch R10 (kinerja pada animasi 4D)

Core i7 dan core i5 sama-sama berinti empat.core i7 di untungkan oleh adanya hyper- threading(HTI),sehingga sekali lagi core i7 lebih baik dari core i5.

6. Media encorder 9 (mengukur kinerja konversi video)

Dalam hal ini core i5 lebih unggul dari i7 dengan selisih waktu yang cukup jauh, setelah di lakukan penelitian oleh tim pcPLUS “terdapat sebuah anomali yakni kinerja prosesor akan turun ketika “HT” dinyalakan”. Oleh sebab itu core i7 harus tunduk dalam hal ini dari i5.

7. dBpowerWamp Music converter 13.1 (mengukur kinerja konversi Audio)

i5 lebih unggul dan menariknya ketika turbo boost diaktifkan core i5 langsung melesat ke depan.

8. PT. Boats:knights of the sea benchmarks (kinerja di game 3D directX10)

Kinerja core i7 dan core i5 hampir sama disini, karena hanya terpaut 1-2 fbps, yang tidak terasa pada praktiknya.

9. PLN (penggunaan daya jala-jala, untuk beban listrik)

Pengukuran dilakukan pada saat masing-masing processor dalam keadaan idle dan dibebani 100%. Seperti yang diketahui, dengan TDP lebih rendah (95W VS 130W), core i5 menyerap lebih sedikit daya dibandingkan core i7.

Pilih Dual/Quad core atau i3/i5/i7 ?

Jika kamu :

  • Browsing internet, cek email, dan memainkan game flash (seperti Farmville) : pilih single-core.
  • Mengerjakan word processing, spreadsheets dll, sering mendengarkan music, dan menonton film : pilih dual core atau i3.
  • Bermain game tapi merasa cukup dengan resolusi dan kualitas graphics biasa-biasa saja (diasumsikan grafik processor pada PC sesuai dengan processor yang disarankan) : dual core atau core i5.
  • Jika digunakan untuk mendesign, membuat music, programming (dan compile), menonton film HD, video editing dan bermain visual game : pilih Quad core, i5 atau i7.
  • Jika ingin mencari hardware terbaik dan bermain games berat : pilih Core i7.

Untuk Melihat Perbandingan Lengkap nya silahkan Klik Disini

Silahkan Tinggalkan Komentar

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: